Minggu, 06 Desember 2015

LAPORAN PRAKTIKUM GENETIKA
ACARAVIII.TIPE KERAGAMAN (VARIASI)
 









DISUSUN OLEH :

NAMA                                 : ROMADHONA ABDULLAH KARAN
NPM                                     : E1J014069
DOSEN PEMBIMBING    : DWI WAHYUNI GANEFIANTI
CO-ASS                               : TRISTANTIA ANGGITA
SHIFT                                  : SENIN (14.00-16.00)
KELOMPOK                      : 3

LABORATORIUM AGRONOMI
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU
2 0 1 5


BAB I
PENDAHULUAN
1.1    DasarTeori
Variasi dalam sistem biologi secara teoritis terbagi menjadi dua berdasarkan penyebabnya yaitu variasi genetik merupakan variasi yang dihasilkan oleh faktor keturunan (gen) yang bersifat kekal dan diwariskan secara turun menurun dari satu sel ke sel yang lain. Apa bila gen berubah, maka sifat sifat pun ikut berubah . Sifat sifat yang di tentukan oleh gen disebut genotipe. Hal ini dikenal sebagai pembawa. (Syamsuri,2002).
Keragamansebenarnyadapatkitatemuidalamsemuaaspekkehidupankita, daritingkat yang paling kecil yang sangatsulit di bedakanjikahanyakitaamatisekilassaja, hingga yang sangatmudahkitabedakanmisalnyabentukwajahdan lain-lain ( Juansa,2010)
Variasi non genetik atau variasi lingkungan yaitu yang ditentukan oleh faktor lingkungan seperti cahaya,kelembaban,pH tanah dan lainnya. Keadaan faktor-faktor lingkungannya sama dengan pohon yang pertama, sekalipun demikian hasil panennya berbeda. Pengetahuan yang memadai tentang komposisi lingkunigan akan menentukan genotipe yang sesuai untuk variasi tertentu.(Welsh,1991).
Semuamakhlukhidup yang ada di bumiinimemilikiperbedaanwalupunmasihdalamsatuspesies, halini di sebabkankarenakeanekaragaman (variasi).Keanekaragamanadalahkeanekaragamanmakhlukhidup yang menunjukkankeseluruhanvariasi gen, spesiesdanekosistem di suatudaerah. Keanekaragamanjenismerupakankeragamanorganismedarisuatuspesies yang mempunyaiperilaku, strategihidup, bentuk, ruangdanjugaketergantunganantarajenissatudengan yang lainnyaberbeda.Beranekaragamjenisakanmenunjukkanadanyavariasibentuk yang berbeda-beda pula.(Stansfield, 2007).

1.2     Tujuan
Mengamatidanmengenaltipe-tipekeragamanpadatanaman.





BAB II
BAHAN dan METODE PRAKTIKUM

1.1  BahandanAlat :
a.      Bahan :


·      BijiSerealia (padi, jagung,beras).
·      BijiKacang-kacangan (kedelai, kacanghijau, kacangtanah)
·      Talas-talasan
.


b.      Alat :


·      Alatukur.
·      KacaPembesar



1.2  Cara Kerja :
1.   Mengamatibiji-bijiandantalas-talasan.
2.   Mencaridanmendapatkan paling sedikittigaciri yang berbedauntuksuatusifat/variasi.
3.   Mencatatdalambentuktabeldangambardarihasil yang ditemukan



BAB III
HASIL PENGAMATAN
  1. Pada serealia biji padi


  1. Pada serealia biji jagung





  1. Pada serealia beras



  1. Pada biji kacang-kacangan




  1. Pada talas-talasan keladi talas
















BAB IV
PEMBAHASAN

Berdasarkanhasilpengamatan yang telah di lakukandengan sample serealia (beras,padi,jagung),talas-talasandankacang-kacangandidapatkanhasilsebagaiberikut :
Pada sample satuyaituserealia, ditelititigajenisserealiayaituberas,padidanjagung. Dari ketigajenisserealiaini kami menemukanperbedaan yang menjadikankhastiapspesiesnyabaikdarisegiwarna,ukurandanbentuk. Padaserealia1yaituberasmemilikiwarnaputih,hitam,danmerah.Denganukuran diameter 0,187 cm,denganbentukada yang panjang,pendekdanpendekbulat.Jenisserealia yang keduayaitupadi yang memilikibentukpanjanglonjong,pendekbulat,panjangbulatdengan diameter 0,19 cm danmemilikiwarnacoklatkepekatandancoklatmuda/terang.Serealia yang terakhiradalahjagung,yangmemilikiwarna orange pucatdan orange muda,denganbentukbulatlebar,bulatkecil,bulatsedang.danmemilikiukuran diameter 0,285 cm.Samplekeduadalampengamatan, kami mengunakantalas-talasan,denganwarnamerahkecoklatan,hijaumuda,hujautua,dengancorakyaitubintik-bintik,garishijaumuda,bintikputihdanlebardaunyaitu 7cm;7,5cm;9cm;11cm;13cm.Sample terakhiryaitukacang-kacangan yang memilikiwarnayaitumerahcoklatmudadancoklattuadenganbentukyaitukisut,bulatlonjongdanbulatdanmemiliki diameter 0,66mm ; 0,78mm ; dan 0,77mm.













BAB V
KESIMPULAN

Dari hasilpraktikum yang telahlakukandapatdisimpulkanbahwa:
PadaakhirPengamatanpadapraktikum 1 mengenaltipe-tipekeragamandiperolehkesimpulanbahwasetiaptanamanpastimemilikivariasiwalaupuntersebutmasihdalamsatuspesiessekalipun.Hal tersebutdapatkitabuktikandalampengamatandiataspastiadaperbedaanantartumbuhan.Variasiterjadikarenaadanyafaktorluar yang meliputilingkungandanfaktorabiotiklainnya.Selainituvariasidapatterjadibiladalam gen-gen terjadimutasiatauhallainnya yang menghambatkesempurnaandalam transfer gen dariindukankegenerasiberikutnya. Variasidariunsurgenetikakan di turunkanpadagenerasiberikutnya, sedangkanvariasidarifaktorlingkungantidak di turunkan. Berdasartolokukurvariasiada yang bersifatkualitaifdankuantitatif.

















DAFTAR PUSTAKA


Juansa.2010. KeanekaragamanHayati. Jakarta: Yudhistira
Stansfield. 2007. BiologiUniversitas. Jakarta: Erlangga
Syamsuri. 2002. GenetikaTumbuhan. Yogyakarta :GadjahMada University  Press.
Welsh, James R.1991. Dasar-dasar Genetika dan Pemuliaan Tanaman.Jakarta: Erlangga.


















JAWABAN PERTANYAAN

1.      Apapentingnyakeragaman?
Jawab:
Pentingnyakeragamanyaitukarenadenganadanyakeragaman/ variasikitadapatmemebedakanmaklukhidupdarisegibentuk, warna, ukuran, tempathidup, tingkahlaku, bentukintegrasi, golongandarah.Dan jugadapatsebagaisumberbagisetiap program pemuliaantanaman, dandapatdimanfaatkandalamprogampersilangan yang canggihuntukmendapatkankombinasigenetik yang baru.Selainitukarenaadanyakeanekaragamanmembuatsemakinbanyakvariasisehinggamelahirkankeindahan.

2.      Apa kemungkinan yang menyebabkan keragaman genetik? Berikan contoh yang spesifik!
Jawab:
Keragaman genetik dalam bentuk variasi alela terjadi karena adanya Mutasi.
Contoh:Contohnya pada jagung, Kecepatan mutasi alami pada sejumlah lokus berbeda, pada jagung berkisar antara 0 sampai 500 mutasi per 1.000.000 gamet.kecepatan mutasi ini dikendalikan oleh faktor genetik. Pada jagung terdapat sejumlah gen yang disebut aktivator dan disasosiator yang mengendalikan kecepatan kecepatan mutasi pada lokus. Tingkat kestabilan kromosom terhadap mutasi tergantung pada keadaan alela yang mengendalikan lokus. Faktor lingkungan seperti radiasi dan perubahan suhu yang mendadak umumnya akan memepengaruhi kecepatan mutasi. Sumber energi dipastikan merupakan penyebab terjadinya mutasi ini.

3.      Bagaimana anda bisa mengetahui bahwa penyebab keragaman adalah karena genetik atau lingkungan?
Jawab:
Untuk mengetahui penyebab keragaman adalah karena genetik atau lingkungan adalah keragaman gen dapat memunculkan variasi/keragaman. Sebab gen merupakan faktor pembawa sifat keturunanyang menentukan sifat makluk hidup. Kalau lingkungan merupakan keragaman, walaupun gennya sama tapi bila ditanam dilingkungan yang berbeda maka akan menimbukkan keragaman/variasi. Bukan hanya itu saja, lingkungan yang tidak mendukung juga akan menimbulkan keragaman, karena lingkungan faktor yang mempengaruhinya yaitu, pH tanah, intensitas cahaya matahari, kesuburan tanah,dll.
Sebagai contoh jeruk yang biasa di dataran tinggi, dicangkok kemudian ditanam di Berastagi (medan), yaitu kota yang lebih rendah dari pada batu, Tanaman cangkokan secara genotif sama dengan induknya. Namun karena lingkungan kota batu berbeda  dengan Berastagi, akan muncul tanaman Jeruk yang ukuran buahnya kecil dan memiliki rasa lebih kurang manis,asam. Jadi terdapat perbedaan fenotif  antara apel yang ditanam di Batu dan di Berastagi, meskipun gennya sama.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar