MAKALAH DASLINTAN
Penyakit
Yang Terdapat Pada Tanaman Pare

Disusun oleh
Nama : Romadhona Abdullah Karan
NPM : E1J014069
Program
Studi Agroekoteknologi
Fakultas
Pertanian
Universitas
Bengkulu
2015
kata pengantar
Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya yang dilimpahkan kepada
kita semua, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini ditulis dalam rangka
memenuhi tugas mata kuliah. Dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang telah memfasilitasi sehingga makalah ini dapat selesai.
Akhirnya, harapan penulis semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca
dalam mengenal lebih jauh tentang tanaman pare.
Bengkulu, 19 semptember 2015
BAB. I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
I.I Latar
belakang
Tanaman pare (Momordica charantia)
berasal dari kawasan Asia Tropis, namun belum dipastikan sejak kapan tanaman
ini masuk ke wilayah Indonesia. Saat ini tanaman pare sudah dibudidayakan di
berbagai daerah di wilayah Nusantara. Umumnya, pembudidayaan dilakukan sebagai
usaha sampingan. Pare ditanam di lahan pekarangan, atau tegalan, atau di sawah
bekas padi sebagai penyelang pada musim kemarau. Tanaman pare (paria) adalah
tanaman herba berumur satu tahun atau lebih yang tumbuh menjalar dan merambat.
Tanaman yang merupakan sayuran buah ini mempunyai daun yang berbentuk menjari
dengan bunga yang berwarna kuning. Permukaan buahnya berbintil-bintil dan rasa
buahnya pahit. Tanaman pare ini sangat mudah dibudidayakan dan tumbuhnya tidak
tergantung pada musim.
Walaupun tanaman ini tergolong mudah untuk dibudidayakan. Seperti pada tanaman lainnya, dalam budidaya tanaman pare juga tak lepas dari penyakit yang dapat merusak tanaman ini. Dalam makalah ini hal yang akan dibahas yaitu mengenai masalah, gejala serta cara penanganan penyakit pada tanaman pare.
Walaupun tanaman ini tergolong mudah untuk dibudidayakan. Seperti pada tanaman lainnya, dalam budidaya tanaman pare juga tak lepas dari penyakit yang dapat merusak tanaman ini. Dalam makalah ini hal yang akan dibahas yaitu mengenai masalah, gejala serta cara penanganan penyakit pada tanaman pare.
I.II Tujuan
Jika dilihat dari latar belakang
diatas, maka tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui apa saja penyakit yang
dapat menyerang dan mengganggu baik dari pertumbuhan sampai hasil produksi
tanaman pare. Kita dapat mengetahui gejala-gejala apa saja apabila tanaman pare
terserang penyakit. Selain itu kita juga dapat mengetaui bagaimana cara
menanggulangi penyakit yang terdapat
pada tanaman pare tersebut.
BAB. II
LANDASAN TEORI
PENYAKIT TANAMAN PARE

Salah satu syarat agar tanaman pare
dapat tumbuh dan berkembang sehingga menimbulkan buah adalah tanaman pare harus
sehat. Agar sehat tanaman harus terbebas dari gangguan penyakit pada tanaman. Yang dimaksud dengan
penyakit tanaman adalah semua gangguan pada tanaman yang disebabkan oleh jamur,
virus, dan kekurangan unsur hara dalam tanaman.
Penyakit yang menyerang tanaman pare
sebenarnya tidak terlalu banyak, namun demikian ada beberapa penyakit yang
menyerang tanaman pare yang perlu kita ketahui, baik dari gejala maupun pengendaliannya.
II.I Penyakit Pada Tanaman Pare.
Berikut ini adalah penyakit yang dapat merusak tanaman pare, antara lain :
a. Penyakit embun tepung.
Gejala awalnya ditandai dengan
adanya tepung putih pada daun terbawah. Daun yang terserang menjadi kuning,
coklat, dan akhirnya mongering. Batang jg diserang tepung ini, batang dilapisi
tepung. Tanaman akan lemah dan mati atau buahnya tidak normal. Penyebab gejala
ini adalah cendawan Oidium sp.
Pengendalian dapat dilakukan dengan
:
·
Mengurangi kelembaban disekitar tanaman dengan cara
pengaturan jarak. tanam dan drainase yang baik.
·
menyemprot fungisida sulfur dosis 2 g/liter.
·
menanam varietas yang resisten.
·
membuang bagian tanaman yang diserang.
b. Penyakit antraktosa.
Gejala penyakit ini daun bernoda
hitam. Pada serangan berat batang dan buah juga diserang, dan serangan lebih
berat jika terjadi pada musim hujan. Gejala penyakit ini disebabkan oleh
cendawan collectrichum sp. Pengendalian dengan memusnahkan tanaman yang
terserang, pergiliran tanaman, dan penyemprotan dengan fungisida benlate dengan
dosis 2 gram/liter
c. Penyakit layu.
Gejala layu tampak pada ujung daun,
kemudian seluruh daun akan mengkerut lalu mongering. Tanaman akan mati sejak
beberapa saat terinfeksi. Menyerang tanaman bibit yang baru berkecambah,
tanaman muda dan tanaman dewasa. Penyebab penyakit ini disebabkan oleh Fusarium
sp.
Pengendalian dengan memusnahkan
tanaman yang terserang, menyitam dengan larutan fungisida benlete 2gram/liter
ke tanah bekas tanaman yang terkena penyakit dan menggunakan benih yang tahan
terhadap serangan patogen.
d. Penyakit virus.
Gejalanya menyerang daun muda.
Serangan virus ini menyerang pada saat tumbuh (bibit, tanaman muda dan tanaman
yang sudah berbuah). Penyebab gejala tersebut adalah Cucumber mosaic virus
(CMV).
Pengendaliannya antara lain :
·
Dengan memusnahkan tanaman yang terserang.
·
menyeleksi bibit yang akan di pidah tanam ke lapang.
·
Memberantas vector virus (serangga).
BAB. III
PENUTUP
Dari pembahasan diatas dapat
disimpulkan bahwa tanamanan pare merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan.
Berdasarkan dari tujuan yang tertera dalam pendahuluan, makalah ini membahas
masalah penyakit, yaitu mengetahui macam-macam penyakit yang dapat merusak
budidaya tanaman ini serta cara penanggulannya.
Dengan mengetahui macam-macam penyakit
serta gejala dan cara penanggulangannya, maka kita bisa mengetahui cara
perawatan dan bagaiman menanggulangi penyakit tanaman pare dengan baik.
Akhirnya, semoga makalah ini dapat
bermanfaat serta menambah wawasan bagi seluruh pembaca dalam bidang pertanian
khususnya budidaya tanaman pare.
DAFTAR PUSTAKA
http://mawarhitamsempurna.blogspot.com/2015_05_01_archive.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit
http://frendli.multiply.com/journal/item/61/PARE_dan_Manfaatnya
http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit
http://frendli.multiply.com/journal/item/61/PARE_dan_Manfaatnya
http://kjfbenteng.blogspot.co.id/2015/12/pengendalian-penyakit-pare.html
PUSAT SARANA BIOTEKNOLOGI AGRO
BalasHapusmenyediakan Hormon Auxin untuk keperluan penelitian, laboratorium, mandiri, perusahaan .. hub 081805185805 / 0341-343111 atau kunjungi kami di https://www TOKOPEDIA.com/indobiotech temukan juga berbagai kebutuhan anda lainnya seputar bioteknologi agro